Mengaku kecewa, Dzawin Nur bertekad kembali ke Island Peak tahun depan

Komedian Dzawin Nur Ikram yang dua tahun lalu memenangkan juara 3 kontes Maharaja Lawak, beberapa waktu ini telah melakukan pendakian ke Island Peak, Everest. Dzawin merupakan seseorang yang sering mendaki, menjelajahi gunung-gunung di Indonesia. Beberapa diantaranya adalah Semeru, Merbabu, Sindoro, dan masih banyak lagi. Dalam blognya ia mengaku rencana pendakian Everest ini bermula dari seorang penonton youtube Raditya Dika yang mengajaknya mendaki Everest lewat email karena pada saat Dzawin kolab dengan Raditya Dika ia mengaku ingin mendaki ke gunung Everest. Setelah semuanya terencana, pada tanggal 28 September 2019 Dzawin dan rekannya menuju Everest.


                                                    (Instagram/@dzawin_nur)

Walaupun rencana pendakian ini sudah dirancang sematang mungkin, namun anusia hanya bisa merencanakan, masalah pun bermunculan. Mulai dari pesawat yang delay hingga hari berikutnya karena cuaca buruk, aklimatisasi medan yang kurang karena waktu yang sedikit, hingga penyakit gunung yang mulai menyerang. Hal-hal ini yang kemudian membuat pendakian Dzawin dan rekannya yang harusnya diselesaikan dalam 14 hari( termasuk pulang pergi dari Jakarta) terhambat. Sebenarnya pendakian yang normal seharusnya diselesaikan dalam waktu 14 hari tidak termasuk dengan pulang pergi Jakarta, karena memang harus memiliki persiapan yang kuat. Namun karena mayoritas teman Dzawin adalah pekerja kantoran yang tidak mempunyai banyak waktu libur, sehingga mereka hanya memiliki waktu 14hari termasuk dengan pulan pergi Jakarta - Nepal.

Dalam video youtube nya, ia mendokumentasikan perjalanannya selama di Nepal tersebut. Dalam ketinggian diatas 4000,dp ketika teamnya dipisah menjadi 2, rasa sesak di dada, pusing, muntah-muntah pun mulai menyerang. Hal ini dikarenakan aklimatisasi medan yang kurang bagi mereka. Sehingga saat ia jalan dalam jalur landai pun tanpa sadar ia terjatuh. Kemudian di ketinggian kurang lebih 5000mdpl salah satu temannya jatuh sakit dan tidak bisa melanjutkan perjalanan. Ia dan rekannya memutuskan untuk mengakhiri pendakian karena salah satu rekannya tersebut sudah diturunkan di ketinggian sekitar 4000mdpl namun kondisinya masih tetap bahkan memburuk. Akhirnya ia pun memanggil asuransi helikopter untuk menjemput mereka.

Rasa kecewa jelas timbul di benak Dzawin, namun apa daya dia tidak bisa menyalahkan siapapun. Dalam wawancaranya di salah satu media ia mengaku menghabiskan sekitar 30juta untuk pendakian Island Peak, Everest ini. Setelah mengetahui budget, medan dan lain sebagainya ia pun bertekad akan kembali ke Island Peak tahun depan, tentunya dengan persiapan dan pelatihan yang maksimal.

Komentar

Postingan Populer